Aku adalah seorang guru di salah
satu taman kanak-kanak di kota Yogyakarta. Menjadi seorang guru TK adalah
impianku semenjak aku duduk di bangku SMA. Belum pernah kubayangkan sebelumnya
bahwa menjadi seorang guru TK itu jauh lebih menantang dibandingkan menjadi
guru SMA karena ketika di bangku kuliah sebenarnya aku dididik untuk mengajar
siswa SMA, tetapi ternyata passion membawa aku menjadi guru di taman
kanak-kanak…ini menyenangkan bagiku, walau terkadang memang terasa cukup berat
karena aku datang dengan keadaan yang bisa dibilang kosong melompong. Sadar
akan hal ini aku tidak hanya tinggal diam, tapi aku terus berusaha untuk
mengejar ketertinggalanku…..aku mulai belajar psikologi anak, aku mulai belajar
tentang metode Montessori, aku mulai belajar untuk menyesuaikan diri
bekerjasama dengan partner dan parent, aku mulai belajar untuk mendidik anak
mandiri sedini mungkin. Menjadi guru di sekolah Montessori itu bisa dibilang
mempersiapkan diri kita untuk menjadi ibu yang baik ketika kelak kita menjadi
seorang ibu.
Oh iya guys, by the way hari ini
aku menyadari sesuatu, beberapa waktu lalu aku memutuskan untuk mengakhiri
hubunganku dari seorang pria yang selama kurang lebih satu tahun ini mengisi
hari-hariku….memang berat pertamanya tapi cinta itu tidak buta kok guys
sebenarnya ketika kita mampu berpikir secara jernih…..cinta itu bukan
memperbudak, cinta bukan membuat kita menjadi lemah, cinta tidak membuat kita
menjadi pasrah….gunakan hati tetapi juga gunakan pikiranmu….ketika kita merasa
sangat sedih karena kita memilih untuk melangkah meninggalkan orang yang kita
sayang karena suatu alasan yang dapat diterima akal sehat, cobalah melihat
kembali, sebenarnya apa yang membuatku sangat mencintai dia…apa karena
perhatiannya?...apa karena dia ganteng?...ataukah sebatas karena rasa-rasanya
tidak ada pria yang lebih baik dari dia?...well, guys, seorang pria yang religious
pun belum tentu menjadi jaminan bahwa dia yang terbaik untuk kita…..
Hari ini, walaupun aku agak
gentar, akhirnya aku tau bahwa keputusanku untuk mengakhiri hubunganku
dengannya adalah keputusan yang terbaik….cinta itu satu kata yang mempunyai
sejuta makna dan makna itu akan berbeda bagi orang yang satu dengan orang yang
lainnya. Aku percaya, kita diciptakan karena memang ada orang yang membutuhkan
kita. Well guys, memberi kesempatan kedua kepada orang yang kita sayang itu
memang baik, tapi kalau dia terus mengulang-ngulang kesalahan yang sama tanpa
ada keputusan yang mantap untuk mengambil langkah the best choice is to leave
him….percaya dan optimislah, kamu akan terheran-heran dan akan sangat bersyukur
karena kamu rela untuk melepaskannya dan akhirnya mendapatkan seseorang yang
benar-benar bisa membuatmu bahagia. Well, tetap semangat. Jodoh itu bukan
seperti karir yang harus kita kejar. Kalau karir kita enggak akan bisa dapet
kalau kita tidak mengejarnya dengan sungguh-sungguh, tetapi kalau jodoh,
lihatlah dirimu sendiri terlebih dahulu, perbaikilah apa yang perlu kamu
perbaiki dan percayalah, Tuhan tidak akan datang terlambat dan tidak akan
datang lebih cepat, karena Dia akan datang tepat pada waktuNya…God bless U….:)