Wednesday, October 30, 2013

Hatiku, Impianku, Pikiranku dan Langkahku...:)


Aku adalah seorang guru di salah satu taman kanak-kanak di kota Yogyakarta. Menjadi seorang guru TK adalah impianku semenjak aku duduk di bangku SMA. Belum pernah kubayangkan sebelumnya bahwa menjadi seorang guru TK itu jauh lebih menantang dibandingkan menjadi guru SMA karena ketika di bangku kuliah sebenarnya aku dididik untuk mengajar siswa SMA, tetapi ternyata passion membawa aku menjadi guru di taman kanak-kanak…ini menyenangkan bagiku, walau terkadang memang terasa cukup berat karena aku datang dengan keadaan yang bisa dibilang kosong melompong. Sadar akan hal ini aku tidak hanya tinggal diam, tapi aku terus berusaha untuk mengejar ketertinggalanku…..aku mulai belajar psikologi anak, aku mulai belajar tentang metode Montessori, aku mulai belajar untuk menyesuaikan diri bekerjasama dengan partner dan parent, aku mulai belajar untuk mendidik anak mandiri sedini mungkin. Menjadi guru di sekolah Montessori itu bisa dibilang mempersiapkan diri kita untuk menjadi ibu yang baik ketika kelak kita menjadi seorang ibu. 

Oh iya guys, by the way hari ini aku menyadari sesuatu, beberapa waktu lalu aku memutuskan untuk mengakhiri hubunganku dari seorang pria yang selama kurang lebih satu tahun ini mengisi hari-hariku….memang berat pertamanya tapi cinta itu tidak buta kok guys sebenarnya ketika kita mampu berpikir secara jernih…..cinta itu bukan memperbudak, cinta bukan membuat kita menjadi lemah, cinta tidak membuat kita menjadi pasrah….gunakan hati tetapi juga gunakan pikiranmu….ketika kita merasa sangat sedih karena kita memilih untuk melangkah meninggalkan orang yang kita sayang karena suatu alasan yang dapat diterima akal sehat, cobalah melihat kembali, sebenarnya apa yang membuatku sangat mencintai dia…apa karena perhatiannya?...apa karena dia ganteng?...ataukah sebatas karena rasa-rasanya tidak ada pria yang lebih baik dari dia?...well, guys, seorang pria yang religious pun belum tentu menjadi jaminan bahwa dia yang terbaik untuk kita…..

Hari ini, walaupun aku agak gentar, akhirnya aku tau bahwa keputusanku untuk mengakhiri hubunganku dengannya adalah keputusan yang terbaik….cinta itu satu kata yang mempunyai sejuta makna dan makna itu akan berbeda bagi orang yang satu dengan orang yang lainnya. Aku percaya, kita diciptakan karena memang ada orang yang membutuhkan kita. Well guys, memberi kesempatan kedua kepada orang yang kita sayang itu memang baik, tapi kalau dia terus mengulang-ngulang kesalahan yang sama tanpa ada keputusan yang mantap untuk mengambil langkah the best choice is to leave him….percaya dan optimislah, kamu akan terheran-heran dan akan sangat bersyukur karena kamu rela untuk melepaskannya dan akhirnya mendapatkan seseorang yang benar-benar bisa membuatmu bahagia. Well, tetap semangat. Jodoh itu bukan seperti karir yang harus kita kejar. Kalau karir kita enggak akan bisa dapet kalau kita tidak mengejarnya dengan sungguh-sungguh, tetapi kalau jodoh, lihatlah dirimu sendiri terlebih dahulu, perbaikilah apa yang perlu kamu perbaiki dan percayalah, Tuhan tidak akan datang terlambat dan tidak akan datang lebih cepat, karena Dia akan datang tepat pada waktuNya…God bless U….:)

No comments:

Post a Comment